DIGITAL IMAGING (DI)

Mungkin, dan sepertinya banyak orang tidak menyadari bahwa sebuah “foto” yang mereka lihat di media sosial, blog, website, sebenarnya “bukan foto”. Yang mereka lihat sebenarnya adalah yang disebut dengan “digital image” atau “gambar digital”.


File digital ini dapat dibaca dan dimanipulasi oleh perangkat komputer dan software grafis (menggunakan perangkat pengubah citra seperti Adobe Photoshop) sehingga membuat tampilan gambar menjadi jauh lebih bagus dari foto aslinya.


 APA ARTI DIGITAL IMAGING?


Digital Imaging diartikan sebagai Pencitraan Digital, yaitu penciptaan gambar digital, biasanya dari adegan fisik. Istilah ini sering dianggap menyiratkan atau meliputi pengolahan, kompresi, penyimpanan, percetakan, dan menampilkan gambar tersebut. Metode yang paling umum adalah dengan fotografi digital dengan kamera digital, namun metode lain juga digunakan Fotografi digital, sebagai lawan dari fotografi film, adalah proses fotografi yang menggunakan media perekaman digital. Fotografi digital, berbeda dengan fotografi film yang menggunakan media film sebagai media penerima gambar, menggunakan sensor elektronik untuk merekam gambar, lalu selanjutnya diolah untuk disimpan dalam data biner.


Berkat Digital Imaging,  banyak orang tidak menyadari bahwa sebuah foto yang mereka lihat sebenarnya bukan foto, melainkan sebuah karya yang disebut dengan digital image atau gambar digital. Digital imaging berkembang sejak 1960 dan 1970 untuk mengatasi kelemahan dari hasil gambar kamera film. Digital imaging saat ini sangat berkaitan erat dengan munculnya kamera digital. Dengan digital imaging, kita dapat memperbaiki kekurangan dari gambar dan memperbaiki warna dari gambar sesuai dengan selera. Selain itu, proses digital imaging sendiri relatif lebih mudah, setiap orang yang menguasai desain grafis, dipastikan mampu melakukan proses ini.


Dalam industri periklanan teknik, Digital Imaging sangat mendukung sebuah karya fotografi. Karya fotografi yang ditampilkan seringkali mengalami pengolahan, perekayasaan, dan manipulatif. Berkat Digital Imaging, kita bisa melihat foto seseorang sedang berjalan di tengah lautan. Hasil fotonya benar-benar artistik.


Berikut ini beberapa Operasi yang terdapat pada Digital Image Processing :


  • Image-Enchantment: sebuah operasi untuk memperbaiki kualitas image, seperti sharpening(penajaman) dan perbaikan kontras.
  • Image-Restoration: adalah sebuah operasi yang bertujuan memperbaiki cacat image, seperti menghilangkan noise.
  • Image-Segmentation: adalah sebuah operasi untuk memecah image menjadi beberapa bagian.
  • Image-Analysis, adalah sebuah operasi untuk menghitung besaran kuantitatif image, seperti mendeteksi tepi objek dan representasi area.
  • Image-Reconstruction: adalah sebuah operasi untuk membentuk ulang objek dari hasil projeksi objek, seperti gambar yang dihasilkan dari rontgen.

 

Proses Digital Imaging juga meliputi:


  • Editing atau perubahan warna diperkenankan
  • Sharpening (mempertajam) foto diperkenankan
  • Melakukan perubahan terhadap kontras dari sebuah foto biasanya tidak dilarang
  • Saturasi warna juga bukan sesuatu yang diharamkan
  • Cropping atau pemotongan juga bukan sebuah masalah.







 Copyright stekom.ac.id 2018 All Right Reserved